LPMPP DAN BAKP UNG GELAR SOSIALISASI KEBIJAKAN KURIKULUM OBE, PEMBELAJARAN TRANSFORMATIF DAN PEDOMAN AKADEMIK UNG TAHUN 2026
Gorontalo,
25 Mei 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) dan Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Perencanaan Universitas Negeri Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kebijakan
Kurikulum Berbasis Outcome Based Education, Pembelajaran Transformatif
dan Pedoman Akademik UNG Tahun 2026 di Ruang Sidang Lt. 4 Rektorat UNG,
Senin, 25 Mei 2026.
Kegiatan
ini diikuti oleh 200 Peserta yang terdiri dari Dekan, Direktur Pascasarjana,
Wakil Dekan Bidang Akademik, Sekretaris Sekolah Vokasi, Ketua Jurusan,
Koordinator Program Studi, Tim Akademik BAKP, serta Kepala Pusat di lingkungan
LPMPP UNG. Kehadiran para pemangku kepentingan akademik ini menjadi bentuk
komitmen bersama dalam menyelaraskan kebijakan kurikulum dengan arah mutu
pendidikan tinggi nasional dan global.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, M.E. Dalam sambutannya, beliau menyoroti tantangan utama pendidikan tinggi saat ini, yaitu kesenjangan antara lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan dunia kerja.
“Kita perlu melihat tiga fokus utama perbedaan antara kurikulum tradisional dan kurikulum OBE, yaitu pada masalah kurikulum itu sendiri, proses pembelajaran, dan proses penilaian. Ketiganya harus saling terintegrasi agar lulusan benar-benar siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara bidang kemahasiswaan dan akademik dalam membentuk karakter serta kompetensi mahasiswa. Penguatan Sistem Informasi Akademik atau SIAKAD menjadi salah satu kunci untuk mendukung implementasi kurikulum OBE secara efektif. Selain itu, beliau mengingatkan bahwa arah pengembangan kurikulum harus sejalan dengan target SDGs, khususnya Tujuan 1, 4, dan 17, yakni pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, dan kemitraan untuk mencapai tujuan.
Kepala LPMPP UNG Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd Hadir sebagai narasumber pada materi kurikulum OBE dan Pembelajaran Transformatif. Pada kesempatan yang sama, Kepala LPMPP UNG Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd. menyampaikan sambutan bahwa perubahan dinamika dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan menuntut perguruan tinggi untuk terus menyesuaikan arah kebijakan kurikulumnya.

“Universitas Negeri Gorontalo berkomitmen mengadopsi pendekatan Outcome Based Education sebagai kerangka pengembangan kurikulum yang berfokus pada capaian pembelajaran mahasiswa, relevansi dengan kebutuhan industri, serta penguatan kompetensi lulusan yang adaptif dan berdaya saing global, serta perlu adanya trasnformasi pada pembelajaran” ungkapnya.
Beliau menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi dan pemahaman seluruh pemangku kepentingan akademik. “Kami ingin memastikan bahwa setiap program studi mampu merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi kurikulum secara sistematis, terukur, berorientasi pada mutu dan implementasi pembelajaran transformatif,” tambahnya.
LPMPP UNG sebagai lembaga yang mengawal sistem penjaminan mutu internal memiliki tanggung jawab untuk mendampingi seluruh unit dalam proses ini. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang diskusi produktif agar kebijakan yang disosialisasikan dapat diinternalisasi dan diimplementasikan secara konsisten di tingkat fakultas dan program studi.
“ Mari kita jadikan momentum sosialisasi ini sebagai langkah bersama dalam memperkuat mutu akademik Universitas Negeri Gorontalo menuju visi menjadi universitas unggul dan berdaya saing,” tutupnya.