LPMPP UNG Gelar Workshop Implementasi Manajemen Risiko ke dalam Dokumen Mutu untuk Perkuat SPMI
Wandi Patalani | 08 Mei 2026 | Dibaca 14 kali |

Sambutan oleh Kepala LPMPP UNG Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd

Gorontalo, 8 Mei 2026 – Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) Universitas Negeri Gorontalo terus mendorong peningkatan kualitas Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui penguatan integrasi manajemen risiko ke dalam seluruh perangkat mutu UNG.


Sebagai langkah konkret, LPMPP UNG menyelenggarakan Workshop Implementasi Manajemen Risiko ke dalam Dokumen Mutu UNG pada Jumat, 8 Mei 2026, bertempat di Aula Prof. Kadir Abdussamad, FEB UNG. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Ir. Hisar Sirait, MA, pakar manajemen risiko dan sistem mutu pendidikan tinggi.


Kepala LPMPP UNG, Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd., menyampaikan bahwa integrasi manajemen risiko menjadi kebutuhan mendesak seiring tuntutan akreditasi BAN-PT, hingga LAM “SPMI UNG tidak boleh berhenti pada pemenuhan dokumen. Kita harus bergerak menuju sistem mutu yang adaptif dan antisipatif. Risiko akademik, keuangan, SDM, hingga reputasi harus dipetakan dan dimitigasi sejak dini melalui standar, manual, SOP, dan formulir mutu yang kita miliki,” tegasnya.



Melalui kegiatan ini, LPMPP UNG menargetkan seluruh unit kerja mampu:  

1. *Menginternalisasikan manajemen risiko* dalam siklus PPEPP SPMI.  

2. *Memutakhirkan dokumen mutu* agar memuat analisis dan mitigasi risiko yang terukur.  

3. *Membangun budaya mutu* yang tidak hanya compliance, tetapi juga resilience terhadap ketidakpastian.


“Output workshop bukan hanya pengetahuan, tetapi dokumen mutu prodi dan fakultas yang sudah terintegrasi manajemen risiko. Ini akan menjadi bekal penting menghadapi AMI, ALAPT, dan reakreditasi,” tambah Prof. Elya.

BAGIKAN :