Poster Edukasi Mitigasi Bencana oleh Mahasiswa UNG Mengajar Prodi S1 Pendidika Geografi di SMAN 1 Tapa
Gorontalo,
6 Mei 2026 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi yang tergabung dalam
UNG Mengajar Batch 9 meluncurkan Program Poster Edukasi Mitigasi Bencana di SMA
Negeri 1 Tapa sebagai upaya membangun budaya sadar bencana di lingkungan
sekolah.
Poster
edukasi yang dipasang di titik strategis sekolah ini memuat informasi penting
seputar mitigasi gempa bumi dan banjir, jalur evakuasi sekolah, titik kumpul
aman, hingga nomor darurat yang dapat dihubungi saat keadaan darurat. Desain
visual yang menarik dan bahasa yang sederhana membuat poster mudah dipahami
oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Mahasiswa
UNG Mengajar Batch 9 dari Prodi Pendidikan Geografi, Haikal Monginsi,
menjelaskan bahwa program ini dirancang agar mitigasi bencana tidak berhenti di
teori. “Melalui program Poster Edukasi Mitigasi Bencana, kami menghadirkan
media edukasi yang informatif dan aplikatif guna meningkatkan kesadaran serta
kesiapsiagaan warga sekolah terhadap potensi bencana. Poster yang dipasang di
lingkungan SMA Negeri 1 Tapa memuat panduan mitigasi gempa bumi dan banjir,
jalur evakuasi sekolah, hingga nomor darurat yang dapat dihubungi saat keadaan
darurat. Program ini diharapkan mampu membangun budaya sadar bencana,
menanamkan sikap tanggap darurat, serta menciptakan lingkungan sekolah yang
lebih aman, peduli, dan siap menghadapi risiko bencana sejak dini,” ungkap
Haikal.
Adapun
Manfaat Program: Meningkatkan pengetahuan warga sekolah tentang mitigasi
bencana. Menumbuhkan kesadaran dan
kesiapsiagaan terhadap potensi bencana di lingkungan sekitar. Menjadi media edukasi visual yang mudah dipahami
oleh siswa dan warga sekolah. Membantu
menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan tanggap bencana.
Melalui program ini, mahasiswa UNG Mengajar Batch 9 Prodi Pendidikan Geografi
berharap sekolah mitra tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga kuat secara
literasi kebencanaan. Poster akan terus dievaluasi dan diperbarui sesuai
kebutuhan sekolah.