MAHASISWA UNG MENGAJAR GELAR SOSIALISASI 3 DOSA BESAR PENDIDIKAN DI MTS MUHAMMADIYAH SMART KOTA GORONTALO
Wandi Patalani | 30 April 2026 | Dibaca 55 kali |

Foto Bersama

Gorontalo, 30 April 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Negeri Gorontalo melalui Program UNG Mengajar menggelar Sosialisasi 3 Dosa Besar dalam Pendidikan di MTs Muhammadiyah Smart Kota Gorontalo.

Mengusung tema “STOP Bullying, Hormati Perbedaan, Ciptakan Sekolah Aman”, kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa UNG Mengajar di sekolah mitra. Sosialisasi menghadirkan narasumber Oktavianingsih A.H. Yantu, S.Si dan Galang Patilima, yang membahas pencegahan bullying, kekerasan seksual, dan intoleransi di lingkungan sekolah.

Kepala Madrasah MTs Muhammadiyah Smart Kota Gorontalo, Yusnawati Abdulah, M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini.

Dalam sesi materi, Oktavianingsih A.H. Yantu, S.Si menekankan urgensi deteksi dini dan pelaporan kasus perundungan di sekolah. Sementara Galang Patilima mengajak siswa untuk membangun budaya saling menghargai perbedaan sebagai kunci mencegah intoleransi dan kekerasan.


Pandangan mahasiswa UNG Mengajar yang menjadi fasilitator kegiatan menyebutkan bahwa sosialisasi tiga dosa besar pendidikan yaitu bullying, kekerasan seksual, dan intoleransi di lingkungan sekolah seperti MTs Muhammadiyah Smart Kota Gorontalo merupakan bentuk kepedulian terhadap terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan berkarakter.

“Saya melihat sosialisasi ini sangat penting karena bullying masih sering dianggap hal biasa di kalangan siswa, padahal dampaknya bisa serius terhadap kesehatan mental dan perkembangan kepercayaan diri. Dengan adanya sosialisasi, siswa menjadi lebih sadar bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi dan harus dicegah sejak dini,” ungkap Andre yang merupakan salah satu mahasiswa UNG Mengajar.

Kegiatan diikuti antusias oleh siswa dan guru MTs Muhammadiyah Smart Kota Gorontalo. Selain pemaparan materi, dilaksanakan diskusi kelompok, studi kasus, dan penandatanganan komitmen bersama “Madrasah Ramah Anak, Bebas Bullying”.

Melalui kegiatan ini, LPMPP UNG menegaskan komitmen mendampingi sekolah dan madrasah mitra dalam membangun budaya positif serta sistem pencegahan dini terhadap segala bentuk kekerasan. Kolaborasi antara LPMPP, mahasiswa, dan pihak madrasah menjadi langkah konkret mewujudkan generasi pelajar yang sehat, toleran, dan berkarakter.

BAGIKAN :