Observasi Awal
GORONTALO
– Setelah resmi diterjunkan di sekolah mitra pada Senin, 7-8 September 2026, mahasiswa Program UNG
Mengajar Batch 10 Semester Ganjil TA 2026/2027 kini memasuki tahap Observasi
Awal. Observasi awal ini menjadi bagian penting
dalam penyesuaian dan penyusunan Rencana Program Kerja (RPK) yang akan
dilaksanakan selama 4 bulan pengabdian di sekolah.
Salah satu mahasiswa UNG Mengajar, Andi, menjelaskan bahwa observasi awal
dilakukan secara bertahap agar program yang dirancang sesuai kebutuhan
sekolah."Observasi awal kami lakukan dengan wawancara bersama Kepala
Sekolah untuk memahami visi, misi dan kebutuhan sekolah. Setelah itu kami
lanjutkan dengan wawancara bersama staf guru, dan kemudian wawancara tidak
terstruktur dengan siswa di dalam kelas," ujar Andi.
Menurut Andi, pendekatan yang dilakukan tidak hanya sekadar menggali informasi,
tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan siswa."Kami berupaya
membangun hubungan terapeutik sebagai metode pendekatan kepada siswa. Tujuannya
adalah bagaimana caranya membangun suasana kelas yang aktif dan ceria, sehingga
siswa merasa nyaman, terbuka, dan termotivasi untuk belajar,"
tambahnya.Melalui observasi ini, mahasiswa dapat memetakan permasalahan
pembelajaran, karakteristik siswa, serta potensi yang ada di sekolah mitra
untuk kemudian diterjemahkan dalam program kerja yang berdampak.
Menanggapi proses yang dilakukan mahasiswa di lapangan, Kepala LPMPP UNG Prof.
Dr. Elya Nusantari, M.Pd memberikan apresiasi atas kesungguhan mahasiswa UNG
Mengajar Batch 10."Saya sangat mengapresiasi langkah awal mahasiswa yang
telah melakukan observasi secara humanis dan mendalam. Ini adalah cerminan dari
Program Kampus Berdampak. Mengajar bukan hanya soal mentransfer ilmu, tapi soal
menghadirkan hati, membangun relasi, dan menciptakan kelas yang aktif dan
ceria," ujar Prof. Elya.
Prof. Elya juga berpesan agar mahasiswa tetap menjaga etika, berkolaborasi
dengan guru pamong, dan menjadikan observasi awal sebagai landasan untuk
melahirkan program yang solutif."Jadikan observasi ini sebagai pondasi.
Rancang program yang sederhana tapi berdampak. Hadirlah sebagai kakak, sahabat,
dan motivator bagi siswa. Tinggalkan jejak kebaikan di sekolah mitra,"
pesan Prof. Elya.
Sebanyak 1.108 mahasiswa dari 18 Prodi Kependidikan UNG saat ini telah tersebar
di Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, dan Kabupaten Bone Bolango, dan secara
resmi telah memulai rangkaian kegiatan pengabdian di sekolah.