Foto Bersama
GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo menggelar Pameran Program UNG Mengajar wilayah Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo. Kegiatan ini dipusatkan di SMKN 2 Kota Gorontalo pada Kamis, 9 Juli 2026.
Pameran ini menampilkan berbagai hasil inovasi, karya, dan laporan kegiatan mahasiswa peserta Program UNG Mengajar selama bertugas di sekolah-sekolah mitra di dua wilayah tersebut. Puluhan stand dari kelompok mahasiswa dipadati oleh guru, kepala sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat yang ingin melihat langsung dampak program di lapangan.
Dalam laporannya, Kepala LPMPP Universitas Negeri Gorontalo Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd menyampaikan data keterlibatan mahasiswa di wilayah tersebut.
"Di wilayah Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo, Program UNG Mengajar diikuti oleh 283 mahasiswa yang tersebar di 23 sekolah. Rinciannya 8 sekolah di Kota Gorontalo dan 15 sekolah di Kabupaten Bone Bolango. Sekolah mitra tersebut meliputi jenjang SD, SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA," jelasnya.
Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu proses pembelajaran, tetapi juga memberi penguatan pada administrasi sekolah, literasi, numerasi, serta kegiatan pengembangan karakter siswa.
Sementara itu, Wakil Rektor 4 Universitas Negeri Gorontalo Dr. Harto S. Malik, M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak.
"Sekarang ini ada kebijakan Kampus Merdeka, mahasiswa bisa memperoleh 20 SKS dan hanya sekitar 4 bulan. 20 SKS ini ditukar dengan inovasi. Melalui UNG Mengajar, mahasiswa tidak hanya mengajar, tetapi juga memberi solusi dan karya nyata untuk sekolah," ujarnya.
Pameran ditutup dengan kunjungan ke stand pameran untuk melihat hasil kerja mahasiswa selama 4 bulan di lokasi sekolah mitra. Program UNG Mengajar merupakan bagian dari implementasi Kebijakan Kampus Berdampak. Melalui program ini mahasiswa diturunkan langsung ke sekolah selama kurang lebih 4 bulan untuk membantu proses pembelajaran dan inovasi pendidikan di satuan pendidikan.