Foto Bersama
Gorontalo, 16 April 2026 – Pusat Pengembangan Standar, Audit Mutu Internal (AMI) dan Manajemen Risiko di bawah Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan kegiatan Penguatan Pemahaman Manajemen Risiko bagi Civitas Akademika UNG.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis bagi keberlanjutan mutu UNG. “Kegiatan ini tidak hanya sekadar menghadirkan pedoman, tetapi kita memahami persaingan Perguruan Tinggi secara global sangat ketat; sehingga dihadirkan narasumber untuk membekali Bapak/Ibu untuk menjaga kualitas Perguruan Tinggi Universitas Negeri Gorontalo,” tegas Prof. Hafidz. Beliau menambahkan, penguatan tata kelola berbasis risiko menjadi fondasi penting dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama dan daya saing institusi.
Pelatihan menghadirkan narasumber nasional, Dr. Ir. Hisar Sirait, MA, untuk memberikan penguatan komprehensif terkait implementasi manajemen risiko di perguruan tinggi. Peserta terdiri dari seluruh unsur pimpinan tingkat universitas, fakultas, pascasarjana, lembaga, unit kerja, tenaga kependidikan, serta Tim Gugus Penjaminan Mutu di lingkungan UNG.
Kepala LPMPP UNG, Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan tujuan strategis kegiatan ini. “Melalui kegiatan ini, LPMPP UNG ingin memastikan bahwa seluruh unsur civitas akademika — mulai dari pimpinan hingga tenaga kependidikan — memiliki pemahaman yang sama dan keterampilan praktis dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan memitigasi risiko. Ketika budaya sadar risiko telah tumbuh, maka setiap keputusan dan program kerja yang kita jalankan akan lebih terukur, efisien, dan terlindungi dari potensi kegagalan pencapaian sasaran mutu,” tegasnya.
Lebih lanjut Prof. Elya menekankan tindak lanjut pasca pelatihan. “Hasil dari pelatihan ini harus ditindaklanjuti dengan menyusun register risiko di unit kerja masing-masing dan menjadikannya dokumen hidup yang dievaluasi secara berkala,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pusat Pengembangan Standar, AMI dan Manajemen Risiko LPMPP UNG mendorong terwujudnya sistem manajemen risiko yang terintegrasi dari level pimpinan hingga pelaksana. Hal ini menjadi fondasi penting bagi UNG dalam membangun tata kelola yang akuntabel, transparan, dan adaptif menuju perguruan tinggi bereputasi unggul.