Foto Bersama
Gorontalo - Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Akreditasi Internasional Berdasarkan Instrumen 3.0 bagi program studi kependidikan di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah koordinasi Kepala Pusat Akreditasi Internasional LPMPP UNG.
Kegiatan Sosialisasi Akreditasi Internasional ini dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Aula Prof. Kadir Abdussamad, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo, dan diikuti oleh Dekan, Direktur Pacsasarjana, Wakil Dekan Bidang Akademik, Wakil Diktektur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Pascasarjana, Ketua Penjamu Fakultas dan UPPS Kependidikan, Kepala-kepala Pusat LPMPP, Ketua Jurusan dan Koordinator Program Studi Kependidikan lingkungan UNG.
Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd., yang memberikan pemaparan mendalam terkait kebijakan, persyaratan, serta strategi pemenuhan standar akreditasi internasional Instrumen 3.0. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UNG, Dr. Moh. Hidayat Koniyo, ST., M.Kom.
Dalam sambutannya, Kepala LPMPP UNG, Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd., menyampaikan bahwa saat ini Universitas Negeri Gorontalo telah memiliki 25 program studi yang terakreditasi Unggul. Ia menegaskan bahwa salah satu syarat utama untuk mengikuti akreditasi internasional adalah program studi harus berstatus terakreditasi Unggul. Melalui kegiatan ini, LPMPP UNG tengah mempersiapkan langkah strategis menuju akreditasi internasional, dengan rencana menetapkan lima program studi yang akan didampingi secara intensif.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UNG menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan komitmen LPMPP UNG yang dinilainya sangat progresif, terutama di awal tahun 2026. Ia juga menegaskan dukungan penuh pimpinan universitas terhadap seluruh program dan kegiatan LPMPP dalam upaya peningkatan mutu dan daya saing institusi di tingkat internasional.