BPOM Jalin Kerjasama dengan Universitas Negeri Gorontalo melalui Audiensi dan Sinergi Porgram Pangan Aman Goes To Campus dengan MSIB MBKM
Wandi Patalani | 21 November 2024 | Dibaca 193 kali |

Foto bersama

Badan Pengawasan Obat dan Makanan menjalin Kerjasama melalui Audiensi dan Sinergi Program Pangan Aman Goes to Campus dengan MSIB-Merdeka Belajar Kampus Merdeka antara Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan Badan POM RI dengan pihak Universitas Negeri Gorontalo. Pertemuan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 21 November 2024 di Ruang Rapat Wakil Rektor Bidang Akademik.


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan Badan POM RI, Kepala balai POM di Gorontalo bersama jajaran, Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi, Ketua LPMPP, Kepala-kepala Pusat LPMPP serta bapak-ibu dekan di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo.




Pertemuan ini membahas tentang pelaksanaan MSIB di Badan POM serta rencana kerja sama antara Badan POM dan Universitas Negeri Gorontalo. Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan Ema Setyawati, S.Si., Apt., M.E bersinergi dengan Program Magang dan Studi Independent Bersertifikat (MSIB) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Saat ini telah tercatat -+700 mahasiswa yang melaksanakan MSIB di Badan POM” Ujar direktur PMPUPO. Berdasarkan survey yang dilaksanakan oleh Badan POM, sebanyak 75%  mahasiswa program PAGC batch 1 dan 2 sudah bekerja.


Badan POM mengajak Universitas Negeri Gorontalo untuk melaksanakan Magang secara mandiri dengan pengakuan Satuan Kredits Semester setara dengan 20 SKS atau 1 semester. Selain itu, ada pilihan lainnya dalam pengakuan SKS yaitu sebanyak 10 SKS maupun sejumlah besaran SKS untuk KKN Tematik.


Kepala LPMPP Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd mengungkap bahwa Universitas Negeri Gorontalo terus bersinergi untuk menyukseskan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Flagship maupun yang dilaksanakan secara mandiri oleh Universitas Negeri Gorontalo melalui LPMPP. “Berdasarkan data mahasiswa yang mengikuti MBKM, mahasiswa UNG cenderung mengikuti MBKM secara mandiri oleh UNG” Ujar Prof. Elya. Hal ini meningkatkan animo masyarakat untuk terhadap Universitas Negeri Gorontalo sebagai salah satu penyelenggara Pendidikan Tinggi yang berkualitas di Wilayah Timur Indonesia.

Setelah pertemuan tersebut, Badan POM RI dan Universtas Negeri Gorontalo akan melaksanakan Penandatanganan MoU yang direncanakan akan dilaksanakan di Jakarta bersama 15 Rektor se Indonesia.

BAGIKAN :