
Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran
Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan choaching sekaligus melepas 928
mahasiswa program UNG Mengajar batch 6 Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kegiatan
ini dilaksanakan di lapangan indoor Universitas Negeri Gorontalo pada hari
Jumat (23/08/2024).
Coaching dan Pelepasan ini dibuka oleh Kepala Lembaga
Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Negeri
Gorontalo Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd. Dalam sambutannya Prof. Elya
menyampaikan harapan kepada mahasiswa program UNG mengajar untuk memanfaatkan
kesempatan ini untuk meningkatkan softskill dan hardskill serta
mengimpelemtasikan keilmuan mahasiswa di lapangan. “Jadilah guru yang
dirindukan oleh murid” tutur Prof. Elya. Hal ini sebagai arahan kepada
mahasiswa untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan di lingkungan sekolah.
Mahasiswa dilepas secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, M.E. Dalam sambut rektor yang diwakili oleh Prof. Amir menyampaikan bahwa “jadikan UNG Mengajar ini untuk memperdalam ilmu pengetahuan yang setara dengan 20 sks. Jadilah guru yang professional, mahasiswa memilih jurusan kependidikan menandakan bahwa mahasiswa memiliki jiwa pengajar".
Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat PLP LPMPP Dr.
Muhamad Yusuf, S.Pd., M.Pd selaku ketua panitia program UNG Mengajar di sekolah
menyampaikan bahwa saat program UNG Mengajar telah memasuki Angkatan ke 6.
“Mahasiswa yang akan turun ke sekolah mitra sudah siap dengan bekal yang akan
dibawa ke sekolah untuk mendapatkan pengalaman mengajar selama 1 semester dan
bisa membantu sekolah mitra dalam menyelesaikan permasalahan yang ditemukan”
ujar Kapus PLP.
Mahasiswa yang dilepas akan melaksanakan program UNG
Mengajar selama 4 bulan di sekolah mitra serta desa yang menjadi Lokasi sekolah
mitra dengan membawa program kerja yang akan dilaksanakan selama program
berjalan. Dengan program kerja tersebut mahasiswa akan mendapatkan pengakuan
sebanyak 20 sks sesuai dengan regulasi MBKM.
Pada pelaksanaan coaching kali ini mahasiswa menerima
materi yang akan berkaitan dengan program kerja mahasiswa saat di lokasi
program. Berbagai masalah yang ada di sekolah, maka mahasiswa akan turut serta
berkontribusi dalam menyelesaikan masalah pendidikan.


