Foto Bersama
Gorontalo – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Negeri Gorontalo kembali melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pimpinan untuk Program UNG Mengajar Batch 8. Kegiatan ini dilakukan oleh Pusat Praktik Kerja Pengalaman Lapangan (PKPL) dan berlangsung di tiga wilayah, yakni Kabupaten Gorontalo pada 1–2 Desember 2025, Kabupaten Bone Bolango pada 3–4 Desember 2025, serta Kota Gorontalo pada 5 Desember 2025.
Monev tahap kedua ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program berlangsung efektif sekaligus mengevaluasi capaian mahasiswa selama menjalankan tugas pengabdian di sekolah mitra. Dalam sesi evaluasi, para mahasiswa diminta mempresentasikan produk akhir yang telah mereka kembangkan selama bertugas. Tim monev juga menilai dampak program terhadap sekolah serta mengevaluasi proses pembimbingan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Pada kesempatan ini, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si., turut menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program UNG Mengajar Batch 8. Dalam kunjungan tersebut, Warek I melakukan dialog bersama Kepala Dinas Pendidikan untuk memperkuat kolaborasi antara UNG dan pemerintah daerah, khususnya dalam upaya pengembangan program pendidikan yang berkelanjutan.
Melalui penguatan kerja sama ini, UNG Mengajar diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih signifikan bagi peningkatan mutu pendidikan di Gorontalo. Kehadiran para mahasiswa di sekolah-sekolah sasaran diyakini dapat mendorong peningkatan prestasi siswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, sekaligus memperluas kontribusi nyata UNG terhadap pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Kepala LPMPP UNG, Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd, mengapresiasi kontribusi mahasiswa selama berada di sekolah mitra. Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa UNG Mengajar tidak hanya memberikan energi baru, tetapi juga membawa perubahan positif bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. “Mahasiswa UNG Mengajar memberikan dampak dan perubahan yang sangat bagus. Komitmen dan kerja keras pihak sekolah turut menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujarnya.
Tidak sedikit sekolah mitra yang berharap program ini terus berlanjut. Kehadiran mahasiswa dinilai mampu membantu proses pembelajaran, mendukung program sekolah, dan meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan secara keseluruhan.